Sabtu, 08 Agustus 2020

otd 8 budaya hedonisme

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH ]*
🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

Biasanya budaya Hedonisme dikemas dengan kesenangan. Banyak orang kenal dengan sebutan 3F (Fun, Food, Fashion). Contohnya saja, Hijab dipandangnya hanya sebagai mode yang sedang trendy, pergi berbelanja secara berlebihan hanya untuk memuaskan dirinya.

Nabi tidak pernah mengajarkan kepada umatnya untuk hidup secara berlebih-lebihan. Segala sesuatu perkara yang mengundang syahwat sangat tidak dibolehkan oleh Nabi. ”Syahwat yang di bolehkan syara’ sekalipun, tidaklah melebihi batasan, ketika mengambil kesempatan dari keharusan. 

Walaupun kita hidup di zaman yang penuh tantangan ini dengan berbagai macam lifestyle yang disungguhkan dunia, kita tidak boleh lupa bahwa nabi mengajarkan Islam untuk hidup sederhana. Sederhana dalam pribadi Rasulullah adalah hidup yang seimbang dan tegak lurus di atas syari’at Islam. 

Dalam Islam kesederhanaan disebut dengan istilah Washathiyah. Kesederhanaan merupakan salah satu kehidupan yang harus ditekankan di kehidupan seorang Muslim. Kesederhanaan itu tidak berarti hidup akan terus merasa kekurangan, tidak berarti juga pasif atau nrimo, tidak juga berarti melarat. 

Akan tetapi kesederhanaan itu mengajarkan kita untuk hidup seimbang.”Khayru umurin awshatuha” sebaik-baiknya perkara itu adalah yang sederhana atau seimbang.

Manusia adalah makhluk yang sempurna karena kemampuannya berfikir yang digunakan untuk istiqomah di jalan yang lurus. Namun satu sisi lain, manusia adalah makhluk yang paling besar angan-angan dunianya. Serba mengutamakan dunia dengan memupuk kekayaan, penampilan dan gengsi-gengsi dalam kehidupan social. 

Padahal dalam Islam, hidup secara sederhana banyak sekali manfaatnya diantaranya, terbebas dari perasaan khawatir akan masalah keuangan, mempunyai investasi untuk masa depan, sikap hidup sederhana menunjukkan pribadi yang lebih bertanggung jawab, lebih percaya diri untuk menghadapi masa depan, menjauhkan diri dari pebuatan mencuri. 

Dari sini dapat diambil sebuah kesimpulan, bahwasannya Rasulullah dalam mendidik keluarga dan anak-anaknya saja mengajarkan kesederhaan dalam dinamika kehidupan, begitupun rasul mengajarkan kepada ummatnya. Dari sebuah kesederhaan banyak sekali pengaruhnya terhadap diri kita. 

Pola hidup sedehana dapat mendorong seseorang menjadi pribadi dan toleran, menghargai nikmat-nikmat Allah sekecil apapun. Dengan seperti itu, kita bisa melihat kehidupan seseorang yang ekonominya lebih bawah dari keadaan kita saat ini yang berkecukupan. Dengan kita melihat keadaan seperti itu, keimanan dan rasa syukur kita bisa bertambah. 


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Sabtu, 01 Agustus 2020

otd 7 miracle of tahajud

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH ]*
🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

Sebagian dari kita mungkin sudah melakukan tahajud saban harinya,merapal doa di sepertiga malam pun tak pernah absen, bahwasanya rahasia malam bagi orang yang beriman tidak hanya terletak pada sumber energi kehidupan lahiriyah saja dengan tidur nyenyak maupun istirahat panjangnya.

Rahasia malam merupakan rahasia tentang bagaimana sebuah kehidupan mengambil sumber kekuatannya yang maha dahsyat. Karena setiap sepertiga malam terakhir, Allah SWT turun dari langit ke bumi lalu memberikan kesempatan kepada hamba-Nya untuk memohon dan mengadu di dalam kesendirian, berdua dengan-Nya. Hal yang paling penting di dalam berdoa adalah keyakinan bahwa doa kita akan dikabulkan oleh Allah Swt. Keyakinan ini harus ada sehingga akan menumbuhkan harapan yang besar akan dikabulkannya doa kita.

Di samping itu, keyakinan itu juga akan menumbuhkan kekuatan tersendiri bagi orang yang berdoa,

normalnya manusia pasti menginginkan terkabulnya doa secara kontan, disimpan juga sebagai bekal di akhirat,dan sebagai pengganti terjadinya musibah, ketahuilah,bahwasanya doa-doa sepertiga malam adalah doa yang sangat cepat diijabah,y apalagi Salah satu dari sifat Allah (Asmaul Husna) yaitu Al Hayiyyang artinya Maha Pemalu. Allah akan malu tidak bisa memenuhi permintaan hambanya. Sangat mudah bagi Allah memenuhi berbagai permintaan manusia sedangkan mahluk hidup lain yang jumlahnya Miliaran Triliun semua dipenuhi rezekinya oleh Allah tanpa diminta, sehingga jika sampai di minta Allah tidak bisa memberinya, Allah akan malu dan ini tidak mungkin terjadi

Janji Allah itu pasti, Jadi jika kita masih merasa doa-doa sepertiga malam belum terkabul, maka yakinlah janji Allah itu pasti, tidak seperti janji manusia yg terbatas ruang dan waktu, maka jika kita sudah tahu bahwa sepertiga malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Jumat, 24 Juli 2020

otd 6 sabar

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH ]*
🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

_*Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakal (Q.S Al Maidah: 11)*_

Terkadang kita heran dan mungkin bertanya saat kita dihindarkan dari sebuah hal celaka. Boleh jadi mungkin hal-hal buruk yang seolah mengancam kita tahu-tahu menjauh dari hadapan kita. Entah kita kecelakaan lalu kita selamat, entah kita dihadang masalah lalu kita bisa mengatasinya, entah pula kita dihadang begal seperti yang saat ini marak terjadi, lalu kita diselamatkan dari ancaman para begal tersebut? Bukan secara tiba-tiba ternyata pertolongan itu datang sahabatku, ternyata ada Sang Maha Penolong di balik kejadian-kejadian ini. Ialah Allah SWT. Empat tahun silam, Saya pernah mendapatkan marabahaya begal yang sempat menghadang dan menjatuhkan motor Saya sepulang lembur proyek riset kampus. Kala itu saya dihadang dan sempat dikepung beberapa gerombolan orang yang akan berniat jahat. Namun, Alhamdulillah Allah masih memberikan pertolongan-Nya dengan jalan yang sudah digariskan. Kala itu saya benar-benar merasa kecil dan lemah tanpa pertolongan-Nya.

Dalam Q.S. Al Maidah ayat 11 di atas jelas disebutkan bahwa salah satu nikmat yang Allah berikan kepada kita adalah kita dihindarkan dari prahara ataupun celaka dari tangan-tangan orang jahat. Mungkin yang sering terlintas dalam benak kita, kenikmatan itu adalah hal-hal yang kita dapatkan berupa kemudahan dan kebahagiaan dalam konteks bisa langsung dirasakan seperti kita mendapatkan kesehatan, waktu luang, kebahagiaan bersama keluarga dan masih banyak lagi. Namun ternyata tak cuma itu sahabatku, ada kenikmatan yang kadang jauh lebih berkesan namun kita kadang melupakannya. Ya, adalah nikmat pertolongan dari Allah SWT. Seperti yang disebutkan dalam ayat tersebut.


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Sabtu, 18 Juli 2020

berlebihan otd 5

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH ]*
🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

Salah satu sifat yeng tercela yang dilarang oleh syari’at, yaitu berlebih-lebihan. Berlebih-lebihan adalah suatu perbuatan yang melampaui batas yang dilakukan oleh manusia. Terkadang walaupun kita sebagai umat yang beragama, jika berbicara konsumsi ataupun mengkonsumsi segala sesuatu yang telah Allah berikan kepada kita masih saja kita selalu bersikap berlebih-lebihan, merasa kurang puas, serakah dll. Padahal sikap berlebih-lebihan ini sangat tidak disukai oleh allah dan Nabinya yaitu Muhammad SAW..

Dari Ibnu Mas’ud Nabi SAW. Bersabda “Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan.”,tiga kali Rasulullah menyebutkan hadist ini baik sebagai berita tentang kehancuran mereka ataupun sebagai do’a kehancuran bagi mereka. (HR.Muslim)

Dalam sabda nabi ini, sudah begitu jelas bahwasanya beliau sangat tidak menyukai orang-orang yang bersikap berlebih-lebihan dan bahkan beliau memberitakan tentang kehancuran untuk orang-orang tersebut. Dalam hadist lain juga mengatakan, Sabda Nabi SAW. Dari Ibnu Abbas “jauhkanlah dari kamu dari berlebih-lebihan dalam agama karena orang-orang sebelum kami hancur hanya karena sebab berlebih-lebihan dalam agama”.

Dari Amr Bin Syuaib dari ayahnya dari Kakeknya berkata, Rasulullah SAW. Bersabda:” makan dan minumlah, bersedekahlah serta berpakaianlah dengan tidak berlebihan dan tdak sombong.” (HR.Nasa’i)

Allah berfirman :”hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah setiap memasuki mesjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya  allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Berlebih-lebihan yang dimaksut misalkan dalam memakan dan meminum, dapat saya contohkan misalkan seperti kita memakan makanan yang sangat enak, sehingga kita merasa ingin selalu menambah. Dari situlah maka di maksut sikap berlebih-lebihan. Makanlah secukupnya setidaknya kita sudah tidak merasa lapar.

Hidup sehat lahir batin adalah hidup yang mau ditata oleh Allah pemilik alam semesta dan isinya, yakni ditata melalui firmannya. Siapapun yang mengikutinya akan menemukan kenyamanan dan kedamaian dalam hidup. Maka ikutilah segala perintahNya dan jauhilah segala laranganNya.

Dari shahih bin Yahya bin Al-Miqdam bin Ma’di Kariba dari Ayahnya dari Kakeknya Miqdam berkata: saya mendengar Rasulullah SAW. Bersabda:” tidaklah anak adam mengisi penuh suatu wadah yang lebih jelek dari perutnya, cukuplah bagi mereka itu beberapa suap makan yang yang dapat menegakkan punggungnya, maka seharusnya bagimu sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum,sepertiga untuk dirinya atau udara.” (HR. Al-Baihaqi)

Hadist ini menjelaskan bahwa cukuplah memakan  bagi kita beberapa suap saja setidaknya sudah menutupi rasa lapar, karena sesungguhnya allah menyukai umatnya yang selalu merasa cukup.

Umar Bin Khattab berpesan “hati-hati kamu dengan kenyang berlebih-lebihan dalam makan dan minum. Sesungguhnya hal demikian bisa merusak diri, mewariskan penyakit dan membuat malas untuk mengerjakan shalat. Hendaklah kalian bersikap tengah-tengah, sederhana dalam makan dan minum, karena hal itu akan membuat sehat tubuh dan jauh dari berlebihan. Allah SWT sangat membenci pemimpin yang gemuk-kenyang. Sesungguhnya seseorang tidak akan binasa sampai dia mendahulukan ajakan syahwatnya dari pada ajakan agamanya."



*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Jumat, 10 Juli 2020

Doa Ketika Tahajud OTD 4

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH) ]*

🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

Allah menjadikan sepertiga malam yang akhir, sekitar antara pukul 03.00 WIB hingga azan Subuh atau sekitar pukul 04.30 WIB, sebagai waktu yang terbaik untuk membaca Al-Quran, belajar ilmu pengetahuan dan mustajab untuk berdoa.

Ini seperti Allah nyatakan di dalam rangkaian ayat-ayat pada awal Surat Al-Muzzamil:

يَـٰٓأَيُّہَا ٱلۡمُزَّمِّلُ (١) قُمِ ٱلَّيۡلَ إِلَّا قَلِيلاً۬ (٢) نِّصۡفَهُ ۥۤ أَوِ ٱنقُصۡ مِنۡهُ قَلِيلاً (٣) أَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلاً (٤) إِنَّا سَنُلۡقِى عَلَيۡكَ قَوۡلاً۬ ثَقِيلاً (٥) إِنَّ نَاشِئَةَ ٱلَّيۡلِ هِىَ أَشَدُّ وَطۡـًٔ۬ا وَأَقۡوَمُ قِيلاً (٦)إِنَّ لَكَ فِى ٱلنَّہَارِ سَبۡحً۬ا طَوِيلاً۬ (٧) وَٱذۡكُرِ ٱسۡمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلۡ إِلَيۡهِ تَبۡتِيلاً۬ (٨)

Artinya: “Hai orang yang berselimut (Muhammad), (1) bangunlah (untuk shalat) di malam hari kecuali sedikit [daripadanya], (2) [yaitu] seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, (3) atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan. (4) Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. (5) Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat [untuk khusyu’] dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. (6) Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang [banyak]. (7) Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (8)” (Q.S. Al-Muzzammil [73]: 1-8).

Adapun mustajabnya doa seusai salat tahajud. Disebutkan di dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: “Allah Subhanahu wa Ta’ala turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Kemudian Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Aku kabulkan doanya, siapa yang meminta-Ku akan Aku beri dia, dan siapa yang minta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni dia.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Beberapa doa di seputar salat tahajud, di antaranya adalah doa iftitah setelah takbiratul ihram:

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ أَنْتَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Artinya: “Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mika’il, dan Israfil. Pencipta langit dan bumi. Yang mengetahui yang gaib dan yang nampak. Engkau yang memutuskan di antara hamba-Mu terhadap apa yang mereka perselisihkan. Berilah petunjuk kepadaku untuk menggapai kebenaran yang diperselisihan dengan izin-Mu. Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus.” (H.R. Muslim).

Setelah salat tahajud, di samping membaca istighfar dan kalimat-kalimat zikir seperti kalimat tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahu Akbar), tahlil (Laa ilaaha illallah), dan lainnya. Juga dapat dilengkap dengan bacaan doa yang Nabi ajarkan, di antaranya:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،

اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya Allah, hanya milik-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau yang mengatur langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Hanya milikMu segala puji, Engkau pencipta langit dan bumi serta siapa saja yang ada di sana. Engkau Mahabenar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar.

Ya Allah, hanya kepada-Mu aku pasrah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk-Mu aku berdebat, hanya kepada-Mu aku memohon keputusan, karena itu, ampunilah aku atas dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi-sembunyi maupun yang kulakukan terang-terangan. Engkau yang paling awal dan yang paling akhir. Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.” (H.R. Muslim).


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Sabtu, 04 Juli 2020

Masa Muda OTD 3

*OTD*
*[ONLINE TAUJIH DAKWAH]*
🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

Masa muda adalah sebuah kata yang identik dengan jiwa yang penuh semangat, optimisme, percaya diri, penuh energi, penuh impian dan cita-cita. Pemuda di setiap zaman dan ruang merupakan ujung tombak yang memiliki peran dan andil besar dalam Islam.

 Seorang Pemuda hebat seperti *Usamah bin Zaid* yang di usia 18 tahun sudah menjadi panglima perang menghadapi romawi, *Umar bin Abdul Aziz* usia 22 tahun menjadi gubernur Madinah, Imam Syafi’i usia 15 tahun sudah menjadi seorang mufti, dan *Muhammad Al Fatih* pada usia 22 tahun sudah menjadi sulthan bahkan setelah 2 tahun menjabat berhasil menaklukan benteng legendaris Konstatinopel pada usia 24 tahun. Sebuah peran pemuda Islam akan nampak jelas dengan sebuah diskripsi, gambaran dan perumpamaan, karena perumpamaan merupakan salah satu metode Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam menerangkan hakikat suatu makna, mendekatkan dan mempermudah pemahaman, Allah Ta’ala berfirman : إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا “

" Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu " (Al-Baqarah : 26 ).

Sumber Artikel :
Peran Pemuda Dalam Islam https://wp.me/p4yVLH-tw



*#OTD_2020*
*#LDKm_alhijrah*
*#AMAZING_GENERATION*
*#KPSDM_BERKELAS*
*#IslamIsTheLightOfTheTruth*

Jumat, 26 Juni 2020

ILMU DAN AKAL OTD 2

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH) ]*

🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘🔘

*ILMU DAN AKAL*
*Berilmu dan berakal dalam islam*

Akal merupakan syarat untuk mempelajari ilmu pengetahuan. Syaikh Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

“Akal merupakan syarat dalam mempelajari semua ilmu. Ia juga syarat untuk menjadikan semua amalan itu baik dan sempurna, dan dengannya ilmu dan amal menjadi lengkap. Namun, (untuk mencapai itu semua), akal bukanlah sesuatu yang dapat berdiri sendiri, tapi akal merupakan kemampuan dan kekuatan dalam diri seseorang, sebagaimana kemampuan melihat yang ada pada mata. Maka apabila akal itu terhubung dengan cahaya iman dan Al-Qur’an, maka itu ibarat cahaya mata yang terhubung dengan cahaya matahari atau api.” (Majmu’ul Fatawa, 3/338).

Sarana untuk memahami kebenaran

Akal merupakan sarana untuk memahami kebenaran. Tidak sedikit ayat-ayat dalam Al-Quran yang menegaskan bahwa akal merupakan sarana untuk memahami kebenaran mutlak dari Allah. Umumnya kalimat yang digunakan adalah afala ta’qilun (tidakkah kamu berpikir/tidakkah kamu memikirkannya). Salah satu ayat yang dimaksud adalah surat Al-Baqarah ayat 44 yang artinya,

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca al-Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?” (QS. Al-Baqarah : 44).

Sarana untuk berpikir

Akal juga digunakan sebagai sarana untuk berpikir. Adapun yang menjadi objek kajian adalah ayat-ayat kauniyah. Terdapat lebih dari 750 ayat dalam al-Qur’an yang menunjukkan agar manusia diminta untuk dapat memikirkan berbagai gejala alam sebagai upaya untuk lebih mengenal Tuhan melalui tanda-tanda-Nya. Salah satu ayat yang dimaksud adalah surat Al-Baqarah ayat 164 yang artinya,

”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)nya dan Dia sebarkan di bumi dan segala jenis hewan, dan pengisaran angina dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al-Baqarah : 164).

Syarat utama taklif (pewajiban/pembebanan dalam syariat)

Akal merupakan syarat yang harus ada dalam diri manusia untuk dapat menerima taklif (beban syari’at) dari Allah SWT. Namun, bagi syarat ini tidak berlaku bagi mereka yang tidak memiliki akal seperti orang gila. Rasulullah SAW bersabda,

“Pena diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan : (1) orang yang tidur sampai ia bangun, (2) anak kecil sampai mimpi basah (baligh), dan (3) orang gila sampai ia kembali sadar (berakal).” (HR. Abu Daud, Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Sebagai alat dan kendali bagi seorang mukmin

Fungsi akal adalah sebagai pengendali bagi seorang mukmin. Rasulullah SAW bersabda,

“Setiap sesuatu memiliki alat dan kendalinya, alat dan kendali bagi seorang mukmin adalah akalnya. Setiap sesuatu memiliki keutamaan, keutamaan seseorang ada pada akalnya. Setiap sesuatu memiliki puncak, puncaknya ibadah adalah akal. Setiap kaum pasti memiliki pemimpin, pemimpin para ahli ibadah adalah akal. Setiap orang kaya pasti memiliki harta, harta orang-orang yang bersungguh-sungguh adalah akalnya. Setiap yang runtuh adalah bangunan, bangunan yang paling megah di akhirat adalah akal. Setiap perjalanan yang ditempuh pasti terdapat tempat persinggahan, tempat persinggahan para muslimin adalah akal.”

Sebagai pencegah

Akal berfungsi sebagai pencegah. Dalam artian, akal mencegah manusia mengikuti nafsunya. Hal ini merujuk pada penyebutan akal dengan menggunakan istilah hijr dalam Al-Qur’an yang mengandung arti pencegah. Dalam surat Al-Baqarah ayat 284 SWT Allah berfirman yang artinya,

“Milik Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah : 284).

Ayat tersebut memerintahkan manusia untuk selalu mengawasi, meneliti, dan merasakan apa yang ada di dalam hatinya. Jika sesuai dengan perintah-Nya maka manusia diperintahkan untuk memelihara dan menghidupkan nafs itu agar menjadi amal perbuatan baik. Namun, jika sebaliknya maka Allah SWT memberikan ganjaran yang setimpal.

Itulah 6 fungsi akal dalam islam beserta dalilnya. Sebagai manusia sudah sepatutnya kita menggunakan akal kita ini untuk sesuatu yang benar-benar tak melenceng dari syariat islam. Apalagi saat kita sudah baligh, Allah telah melengkapkan pikiran serta akal kita menjadi lebih matang untuk berpikir. membedakan mana yang baik mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Semoga kita selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Aamiin.

 (dalammislam.com/Anek)


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

10.10 | 76 Tahun Indonesia, Apakah Sudah Merdeka Se-utuhnya ?

  Assalamualaikum warahmatullah Wabarakatuh Sobat   Al-Hijrah Salam Sejahtera dan Salam Sehat untuk Kita semua   Di Tahun 1945, Tepa...