Jumat, 26 Juni 2020

ILMU DAN AKAL OTD 2

*[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH) ]*

๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜

*ILMU DAN AKAL*
*Berilmu dan berakal dalam islam*

Akal merupakan syarat untuk mempelajari ilmu pengetahuan. Syaikh Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

“Akal merupakan syarat dalam mempelajari semua ilmu. Ia juga syarat untuk menjadikan semua amalan itu baik dan sempurna, dan dengannya ilmu dan amal menjadi lengkap. Namun, (untuk mencapai itu semua), akal bukanlah sesuatu yang dapat berdiri sendiri, tapi akal merupakan kemampuan dan kekuatan dalam diri seseorang, sebagaimana kemampuan melihat yang ada pada mata. Maka apabila akal itu terhubung dengan cahaya iman dan Al-Qur’an, maka itu ibarat cahaya mata yang terhubung dengan cahaya matahari atau api.” (Majmu’ul Fatawa, 3/338).

Sarana untuk memahami kebenaran

Akal merupakan sarana untuk memahami kebenaran. Tidak sedikit ayat-ayat dalam Al-Quran yang menegaskan bahwa akal merupakan sarana untuk memahami kebenaran mutlak dari Allah. Umumnya kalimat yang digunakan adalah afala ta’qilun (tidakkah kamu berpikir/tidakkah kamu memikirkannya). Salah satu ayat yang dimaksud adalah surat Al-Baqarah ayat 44 yang artinya,

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca al-Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir?” (QS. Al-Baqarah : 44).

Sarana untuk berpikir

Akal juga digunakan sebagai sarana untuk berpikir. Adapun yang menjadi objek kajian adalah ayat-ayat kauniyah. Terdapat lebih dari 750 ayat dalam al-Qur’an yang menunjukkan agar manusia diminta untuk dapat memikirkan berbagai gejala alam sebagai upaya untuk lebih mengenal Tuhan melalui tanda-tanda-Nya. Salah satu ayat yang dimaksud adalah surat Al-Baqarah ayat 164 yang artinya,

”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya siang dan malam, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)nya dan Dia sebarkan di bumi dan segala jenis hewan, dan pengisaran angina dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al-Baqarah : 164).

Syarat utama taklif (pewajiban/pembebanan dalam syariat)

Akal merupakan syarat yang harus ada dalam diri manusia untuk dapat menerima taklif (beban syari’at) dari Allah SWT. Namun, bagi syarat ini tidak berlaku bagi mereka yang tidak memiliki akal seperti orang gila. Rasulullah SAW bersabda,

“Pena diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan : (1) orang yang tidur sampai ia bangun, (2) anak kecil sampai mimpi basah (baligh), dan (3) orang gila sampai ia kembali sadar (berakal).” (HR. Abu Daud, Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Sebagai alat dan kendali bagi seorang mukmin

Fungsi akal adalah sebagai pengendali bagi seorang mukmin. Rasulullah SAW bersabda,

“Setiap sesuatu memiliki alat dan kendalinya, alat dan kendali bagi seorang mukmin adalah akalnya. Setiap sesuatu memiliki keutamaan, keutamaan seseorang ada pada akalnya. Setiap sesuatu memiliki puncak, puncaknya ibadah adalah akal. Setiap kaum pasti memiliki pemimpin, pemimpin para ahli ibadah adalah akal. Setiap orang kaya pasti memiliki harta, harta orang-orang yang bersungguh-sungguh adalah akalnya. Setiap yang runtuh adalah bangunan, bangunan yang paling megah di akhirat adalah akal. Setiap perjalanan yang ditempuh pasti terdapat tempat persinggahan, tempat persinggahan para muslimin adalah akal.”

Sebagai pencegah

Akal berfungsi sebagai pencegah. Dalam artian, akal mencegah manusia mengikuti nafsunya. Hal ini merujuk pada penyebutan akal dengan menggunakan istilah hijr dalam Al-Qur’an yang mengandung arti pencegah. Dalam surat Al-Baqarah ayat 284 SWT Allah berfirman yang artinya,

“Milik Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu menyatakan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan menyiksa siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah : 284).

Ayat tersebut memerintahkan manusia untuk selalu mengawasi, meneliti, dan merasakan apa yang ada di dalam hatinya. Jika sesuai dengan perintah-Nya maka manusia diperintahkan untuk memelihara dan menghidupkan nafs itu agar menjadi amal perbuatan baik. Namun, jika sebaliknya maka Allah SWT memberikan ganjaran yang setimpal.

Itulah 6 fungsi akal dalam islam beserta dalilnya. Sebagai manusia sudah sepatutnya kita menggunakan akal kita ini untuk sesuatu yang benar-benar tak melenceng dari syariat islam. Apalagi saat kita sudah baligh, Allah telah melengkapkan pikiran serta akal kita menjadi lebih matang untuk berpikir. membedakan mana yang baik mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Semoga kita selalu diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Aamiin.

 (dalammislam.com/Anek)


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Selasa, 23 Juni 2020

Pentingnya Sirah OTD 1


[ OTD ( ONLINE TAUJIH DAKWAH) ]

Assalamua'laikum warahmatullahi wabarakatuh

๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜๐Ÿ”˜

Sesungguhnya mempelajari sirah Nabi ๏ทบ merupakan bagian dari agama ini. Karenanya salaf terdahulu, mereka memiliki ihtimฤm (perhatian besar) di dalam mempelajari sirah Nabi ๏ทบ. Dan banyak nukilan-nukilan dari mereka yang menunjukkan betapa besar perhatian mereka terhadap sejarah Nabi ๏ทบ.

Seperti yang dinukilkan dari ‘Ali bin al-Husain (anak dari Al-Husain bin ‘Ali bin Abi Thฤlib) yang dikenal dengan sebutan Zaynal ‘Abidฤซn. Beliau pernah berkata:

 ูƒُู†َّุง ู†ُุนَู„َّู…ُ ู…َุบَุงุฒِูŠَ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูˆَุณَุฑَุงูŠَุงู‡ُ ูƒَู…َุง ู†ُุนَู„َّู…ُ ุงู„ุณُّูˆุฑَุฉَ ู…ِู†َ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ

“Kami dahulu diajari tentang sejarah peperangan Nabi ๏ทบ baik yang Nabi ikut serta maupun tidak sebagaimana kami diajari tentang surat Al-Qurฤn.” (Al-Jaami’ li Akhlaaq Ar-Raawi wa Aadaab as-Saami’  2/195)

Ini menunjukkan bahwa para salaf terdahulu benar-benar menaruh perhatian terhadap sejarah Nabi ๏ทบ, termasuk peperangan-peperangan Nabi ๏ทบ, sebagaimana dahulu mereka mengajarkan tentang surat-surat dalam Al-Qurฤn.

Hal yang sama juga ditunjukkan oleh Al-Imฤm Az-Zuhriy rahimahullฤh Ta’ฤla, beliau berkata :

ูِูŠ ุนِู„ْู…ِ ุงู„ْู…َุบَุงุฒِูŠ ุนِู„ْู…ُ ุงู„ْุขุฎِุฑَุฉِ ูˆَุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง

“Dalam ilmu sejarah Nabi ๏ทบ ada ilmu akhirat dan ilmu dunia.” (Al-Jaami’ li Akhlaaq Ar-Raawi wa Aadaab as-Saami’  2/195)


Demikian juga perkataan Ibnul Jauzi rahimahullฤh yang menunjukkan perhatian kepada Sirah Nabi ๏ทบ, beliau berkata:

ุฑَุฃَูŠْุชُ ุงู„ุงِุดْุชِุบَุงู„َ ุจِุงู„ْูِู‚ْู‡ِ ูˆَุณَู…َุงุนِ ุงู„ْุญَุฏِูŠْุซِ ู„ุงَ ูŠَูƒَุงุฏُ ูŠَูƒْูِูŠ ูِูŠ ุตَู„ุงَุญِ ุงู„ْู‚َู„ْุจِ، ุฅِู„ุงَّ ุฃَู†ْ ูŠُู…ْุฒَุฌَ ุจِุงู„ุฑَّู‚َุงุฆِู‚ِ ูˆَุงู„ู†َّุธْุฑِ ูِูŠ ุณِูŠَุฑِ ุงู„ุณَّู„َูِ ุงู„ุตَّุงู„ِุญِูŠْู†َ.

“Aku memandang bahwa hanya sibuk mempelajari fiqh dan hanya sibuk mempelajari hadits-hadits Nabi ๏ทบ (yaitu yang berkaitan dengan fiqh) tidak cukup untuk memperbaiki hati kecuali apabila digabungkan dengan mempelajari raqฤiq (yang dapat melembutkan hati) dan juga mempelajari sejarah para salafush shฤlih.” (Shaidul Khathir hal. 228)

Beliau juga berkata :

ูˆَุฃَุตْู„ُ ุงู„ุฃُุตُูˆْู„ِ ุงู„ْุนِู„ْู…ُ، ูˆَุฃَู†ْูَุนُ ุงู„ْุนُู„ُูˆْู…ِ ุงู„ู†َّุธَุฑُ ูِูŠ ุณِูŠَุฑِ ุงู„ุฑَّุณُูˆْู„ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูˆَุฃَุตْุญَุงุจِู‡ِ: {ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ู‡َุฏَู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ูَุจِู‡ُุฏَุงู‡ُู…ُ ุงู‚ْุชَุฏِู‡ْ}

“Pokok dari perkara-perkara yang pokok adalah ilmu, dan ilmu yang paling bermanfaat adalah memperhatikan sejarah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabatnya. “Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah maka ikutilah petunjuk mereka” (QS Al-An’aam : 90)” (Shaidul Khathir hal. 80)

Perhatikan perkataan yang indah dari Ibnul Jauziy rahimahullฤh Ta’ฤla ini. Beliau mengatakan bahwasanya meskipun kita butuh mempelajari ilmu fiqh dan hadits-hadits Nabi ๏ทบ untuk mempelajari bagian dari agama ini, tetapi hal ini tidak cukup untuk membersihkan dan meluruskan hati. Seseorang butuh untuk mempelajari ar-raqฤiq, mengkhususkan waktu untuk mempelajari zuhud dan perkara yang berkaitan dengan akhiratnya. Sehingga dia semakin yakin bahwa dunia ini akan sirna. Dirinya akan disidang oleh Allฤh Subhฤnahu wa Ta’ฤla. Dia akan dihadapkan kepada Allฤh Subhฤnahu wa Ta’ฤla. Dan maut pun akan menjemputnya.

Sumber :  https://firanda.com/1801-sirah-nabi-1-mempelajari-sirah-nabi-merupakan-bagian-dari-agama.html
 

*Lakukan Kebaikan demi Jannah-Nya kapanpun dan dimanapun*


*#AMAZINGGENERATION*
*#Islam_Is_The_Light_Of_Truth*
*#KPSDM2020*
*#BERKELAS*
*#Bersama_Berkontribusi_Ikhlas_Tanpa_Batas*

Sabtu, 02 Mei 2020

[Hari Pendidikan Nasional]


2 mei merupakan hari pendidikan nasional sekaligus momentum untuk mengenang sosok salah satu pahlawan yang paling berjasa Ki Hajar Dewantara

Pendidikan bukan sekedar memberikan pengetahuan dan bukan hanya untuk mendapatkan gelar, tetapi juga mengasah afeksi moral sehingga menghasilkan karya bagi kepentingan umat manusia.

Pendidikan adalah jalan panjang yang di tempuh sebuah bangsa dalam mengahadapi tantangan di era 4.0 untuk membangun dengan tujuan merubah peradaban masyarakat negara lebih baik.

Pendidikan salah satu daya upaya untuk memajukan budi pekerti pikiran serta dapat memajukan kesempurnaan hidup yang selaras dengan alam.

Dengan pendidikanlah mampu merubah suatu kenegaraan menjadi sangat penting, pendidikan tidak terlepas dari peradaban bangsa, dan kehidupan.

Kamis, 30 April 2020

[HARI BURUH INTERNASIONAL, NASIONAL, DAN BURUH MENURUT ISLAM]


"Hari Buruh Internasional,Dan pandangan islam tentang Buruh"

Oleh : Ilham Nur wachid

Berbicara tentang buruh, kita tidak akan lepas oleh 1 peristiwa besar di amerika serikat ,tepatnya pada 1 mei 1886 . awal baru dalam sejarah buruh internasional. dimana tidak kurang dari 200.000 buruh mogok kerja dan turun ke jalan dengan tuntutan 8 jam kerja,hak cuti,hak berserikat,dan hak pesangon serta kesehatan. 
dimana sebelumnya buruh dipaksa kerja diatas 12 jam kerja.
bisa dibayangkan bagaimna kerja buruh pada waktu itu. 
dari saat itu setiap tanggal 1 mei  atau mayday menjadi hari buruh internasional.

bagaimana dengan indonesia.๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
berbicara di negara tercinta kita ini, negara dengan ratusan ribu buruh entah buruh harian,buruh mingguan,buruh tahunan,buruh tani,buruh dagang,buruh jasa,dan buruh-buruh lainnya. 
tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Amerika serikat, di indonesia berawal pada tahun 1918, serikat buruh  kung tang hwee kuan mengadakan perayaan.
pada 1921 HOS Tjokroaminoto dan muridnya Soekarno melakukan pidato  dibawah Sarekat Islam.

1923 samaun (ketua partai komunis indonesia) berpidato meminta pemogokan buruh.terjadi mogok besar.

1926 hari buruh ditiadakan.
1946 kembali di perbolehkan. dan terjadi mogok masal sehingga pecah bentrok aparat dan buruh.
 pada zaman orde baru, 1 mei 1966 hari buruh ditiadakan karna dituding bergerak dengan komunis.
panjang sekali perjalanan hari buruh di indonesia , kemudian zaman bapak presiden Bj Habibi kembali di perbolehkan merayakan hari buruh. 
hingga pada zaman bapak presiden SBY baru  di tetapkan tanggal 1 mei resmi menjadi hari libur nasional(hari buruh).
allhamdulillah sampai sekarang 1 mei jadi hari buruh. 
eits jangan demo yaa. 
dirumahAja
bahaya Corona.
kita sama- sama pantau perkembangan perburuhan di indonesia. 
untukmu buruh yang baru di phk atau buruh lepas. sabar semoga wabah ini segera hilang dan bisa kembali berkerja kembali seperti sedia kala.


✨bagaimana sih pandangan islam tentang buruh✨
Berbicara buruh maka akan merujuk ke pekerja entah kasar atau halus, dalam islam buruh atau pekerja di tempatkan di posisi yang tinggi,sebagaimana yang diriwayatkan dalam suatu hadist nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari dan muslim, Amsyu bin Maqruri Bin Suwaid, berkata : “kami melewati Abu Dzar di Rabadzah dan ia mengenakan Burdun (baju rangkap) begitu juga budaknya. Abu Dzar ra berkata :“ pernah terjadi kata-kata kasar antara saya dan saudara saya yang Ibunya bukan bangsa Arab (Sahaya), saya hinakan ia dari segi Ibunya. Lalu dia mengadu kepada Rasulullah SAW. Maka setelah saya berjumpa Rasulullah SAW, Beliau berkata : “Kamu ini orang yang memiliki sifat Jahiliyah, hai Abu Dzarr ”. Kata Saya: Barang siapa yang memaki-maki orang tentu bapak dan ibunya akan dimaki-maki pula. Berkata Beliau : “Sesungguhnya kamu ini orang yang memiliki sifat jahiliyah, sahaya-sahaya itu adalah saudara kamu pula yang kebetulan di bawah tangan kamu. Maka berilah makan seperti kamu makan, berilah pakaian seperti kamu pakai, dan janganlah mereka dipaksa bekerja lebih dari tenaga mereka, jika akan dipaksakan juga mereka harus kamu bantu”

jadi di dalam islam sudah sangat jelas bahwa posisi buruh di upayakan setara dengan majikan.“Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan.” QS.Al-Ahqaf  ayat 19
hal ini bukan berarti semuanya sama, tetapi semuanya juga ada peraturan atau regulasi yang berlaku di antara keduannya. sehingga tidak ada yang merasa dirugikan antara satu dan lainnya.

regulasi,tepat janji,kerja pasti
hidup buruh indonesia
panjang umur perjuangan
salam jas merah.

Selasa, 21 April 2020

๐ŸŒบ [MENJADI SEORANG PAHLAWAN WANITA MENGINSPIRASI]๐ŸŒบ

๐ŸŒบ [MENJADI SEORANG PAHLAWAN WANITA MENGINSPIRASI]๐ŸŒบ

Menjadi Perempuan muda Inspiratif adalah tuntutan bagi kita, sebentuk makhluk yang begitu indah dan mulia ia istimewa ia berharga.. Ialah *WANITA*.

Menjadi wanita yang kuat dan hebat merupakan sebuah pilihan. Ketika kita telah menentukan sebuah pilihan maka kita harus berjuang.

Sebagaimana perjuangan wanita-wanita tangguh pada masanya, salah satunya adalah pahlawan kita bunda Kartini. Ibunda Kartini adalah sosok wanita yang kuat, tangguh dan cerdas.

Kartini memang tidak mengangkat senjata dalam perjuangannya, namun beliau telah berjuang dalam membangun nilai-nilai pendidikan yang turut membantu mencerdaskan bangsa untuk melawan tentara belanda pada masanya.

Dengan perjuangan itulah beliau dinobatkan sebagai pahlawan bagi kaum perempuan. Perempuan masa dulu corak gerakan dan perjuangannya tidak karena materialistik tetapi benar-benar menjemput kemerdekaan. Karena banyaknya penindasan, kekerasan, maka jiwa keresahan itu muncul karena mereka tau bahwa itu adalah sebuah kedzoliman.

Perjuangan itu bukan untuk menunjukkan sebuah eksistensi perempuan, tetapi memang murni untuk menjemput kemerdekaan dengan melawan segala bentuk ketidakadilan.

Jika kita berbicara tentang perjuangan pasti ada sebuah keresahan yang membuat perjuangan itu bangkit. Dari masa masa penjajahan itulah perempuan-perempuan mulai bangkit untuk melakukan perbaikan baik dari segi keilmuan, untuk ikut berkontribusi mengambil peran dalam membebaskan bangsa indonesia kita tercinta. 

Nilai nilai perjuangan itu harus benar-benar kita teliti dengan seksama. Sangat perlu kita mengakui dan meladani kontribusi dari mereka sebagai seorang perempuan yang sudah pasti sangat menonjol karena gerakannya. 

Yuk menjadi sosok perempuan-perempuan tangguh itu, yang haus akan perjuangan dan mampu memberikan kontribusi besarnya untuk agama bangsa dan negara.

Menjadi perempuan inspirator penggerak perubahan, membawa perempuan untuk kembali kepada fitrah kemuliaan dan kehormatannya.

Karena perempuan memegang peranan penting terhadap maju tidaknya sebuah peradaban. Dari tangan perempuanlah terlahir generasi penentu masa depan.
✨✨

Minggu, 12 April 2020

[SEPUTAR HIMBAUAN DAN LARANGAN]


Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh.

Dunia kini telah dikagetkan dengan wabah yang kini menyerang semua negara termasuk Indonesia, Dan di sini masih banyak masyarakat yang belum mengerti terkait wabah korona. Di sini saya akan memberikan Himbauan Dan Larangan Selama Wabah korona. untuk mengantisipasi terjangkit nya wabah Korona
Dan Memperkecil Perluasan wabah Corona Ini.

• Himbauan:
   1. Selalu memakai Masker Di saat keluar Mau itu di dalam keadaan sakit atau tidak.
   2. Selalu mencuci tangan.
   3.  Tetap jaga Kesehatan makan dengan Teratur, Karena Fisik yang lemah itu sangat memudahkan kita Terjangkit Corona.
   4. Tetap Teratur Minum air putih agar Tenggorokan tidak Kering dan Selalu lembab.
   5. Tetap menjaga kebersihan lingkungan Dan di dalam Rumah.
• Larangan:
  1. Jangan Terlalu Sering keluar rumah, Kalo tidak terlalu penting.
  2. Jangan Terlalu berkumpul - kumpul Dengan Orang Yang banyak.
  3. Berdiam diri di rumah lebih baik, untuk Memutuskan Penyebaran virus Corona.
  4. Di larang Keras untuk mendatangi Daerah yang berzona Merah.
  5. di larang untuk melakukan Mudik untuk Keluar Kota.

Ya untuk Himbauan dan Larangan di Atas mungkin Teman - teman untuk bisa menaati dan melaksanakan Peraturan yang Telah di berikan, dan semoga di beri kesehatan selalu, di lindungi dari wabah corona. Tetap menjaga kesehatan dan budayakan Hidup Bersih. 

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatu.

Jumat, 10 April 2020

Study Dalam Pandemi


Study Dalam Pandemi
Sekarang ini kita mulai dibiasakan untuk melakukan kegiatan belajar di rumah. Mungkin sejauh ini sudah biasa atau malah terpaksa. Beberapa diantara kita memandang bahwa hal ini merupakan rutinitas yang tak biasa untuk dilakukan. Biasanya kita bertemu dengan teman-teman, mendapatkan pengalaman, ada secuil cerita untuk dibagikan kepada orang lain dan sebagainya. Namun saat ini komunikasi tatap muka secara langsung sudah tidak ada lagi, sekarang beralih menjadi komunikasi secara tak langsung yaitu via daring atau online. 
Banyak mahasiswa yang mengeluh, menggerutu, atau bahkan stress dengan membiasakan diri untuk belajar di rumah. Diberi tugas yang begitu banyak, deadline yang sangat dekat, jaringan yang kurang stabil sampai kuota internet yang cepat habis. 
Ada yang mengatakan bahwa “bayar SPP kuliah sekarang tidak sesuai sama yang didapatkan, sama saja kuota internet tetap kami yang mengeluarkan.” Itu salah satu aspirasi mahasiswa yang merasakan dampak dari study di tengah pandemi ini. 
Seharusnya akses data menuju pembelajaran online ini ditanggung oleh pemilik kekuasaan yang berada di atas seperti pada zaman kepemimpinan Umar bin Khattab. Pada masa Umar bin Khattab ketika ada wabah maka semua warganya ditanggung dan dipenuhi kebutuhannya, dan juga warga yang sudah terkena virus diisolasi, tidak boleh keluar dari wilayah tersebut. Sangat sesuai dengan hadis nabi Muhammad “Jika kalian mendengar wabah melanda suatu negeri. Maka, jangan kalian memasukinya. Dan jika kalian berada didaerah itu janganlah kalian keluar untuk lari darinya  (HR. Bukhari & Muslim)
Namun itu berbanding terbalik dengan sekarang ini. Banyak diantara kita yaitu manusia merasakan kerugian dan keresahan disituasi saat ini, namun jangan sampai membuat kita terlalu stress dan menganggap ini beban yang amat sangat berat. Mengeluh wajar dimiliki setiap manusia karena manusia memiliki naluri (gharizah). Kita mesti tahu bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta telah digariskan oleh Allah swt. Ini sudah termasuk Qada dan Qadar dari Allah. Allah yang takdirkan bahwa di tahun 2020 ada pandemi global yang tengah kita rasakan saat ini. Dan ini merupakan suatu bentuk ujian untuk orang-orang yang beriman di dalam bumi ini dan sebagai bentuk musibah bagi orang-orang yang sombong dan mengabaikan perintah Allah swt Sang Pemilik Jagat Raya ini. Kemudian kita harus terus memaksimalkan ikhtiar kita dengan selalu menjaga kebersihan, kesehatan, makan makanan yang bergizi dan sehat  seperti makanan yang dicontohkan ala nabi. Kita juga harus tetap sabar mengahadapi virus ini, tapi jangan sampai panik apalagi takut akan kematian. Kematian merupakan rahasia dari pencipta. Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menghampiri diri ini. Yang harusnya kita pikirkan adalah bukan mati karena corona tapi bagaimana akhir dari hidup kita nanti, apakah dalam keadaan baik atau buruk. 
Belajar di rumah juga salah satu bentuk karantina atau isolasi setiap orang agar tidak banyak berinteraksi dengan teman di luar dan dapat menekan jumlah penyebaran virus corona ini. Study dalam pandemi perlu kita biasakan untuk saat ini, selain untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan, juga untuk mengasah skill dan pengetahuan teknologi kita. Usaha ini yang bisa kita lakukan untuk memutus rantai virus corona. 
Belajar itu tidak harus duduk dibangku, namun belajar itu bisa dimana dan kapan saja. Jangan sampai semangat belajar kita menurun ketika dirumah. Belajar bukan hanya sekedar  hal duiniawi saja namun belajar agama juga sangat penting dan wajib bagi setiap muslim sesuai hadis Rasulullah ”Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim” (HR. Ibnu Majah)
“Jika kamu tidak sanggup menahan lelahnya belajar maka kamu harus sanggup menahan perihnya kebodohan” -(Imam Syafi’i)-
wallahu a'lam bisshowab

-Dyna Febiola-

10.10 | 76 Tahun Indonesia, Apakah Sudah Merdeka Se-utuhnya ?

  Assalamualaikum warahmatullah Wabarakatuh Sobat   Al-Hijrah Salam Sejahtera dan Salam Sehat untuk Kita semua   Di Tahun 1945, Tepa...